Bunga untuk Ibuku, 40 Cerbung Tien Kumalasari

BUNGA UNTUK IBUKU 40 (Tien Kumalasari) Nilam menatap wajah ‘ayahnya’ dengan mulut manyun. Bejo membalas tatapan itu dengan tersenyum tipis. Sungguh Bejo merasa heran, mulut yang mengerucut bak pantat ayam itu seperti sangat dikenalnya. Tatapan manja dan menggemaskan, seperti tak asing baginya. Karenanya Bejo menatapnya dengan sedikit gemas. Ingin ia menjewer kupingnya karena sikap itu…
https://ouo.io/9fBTLX

Leave a comment

Design a site like this with WordPress.com
Get started