Bunga untuk Ibuku | 21, Cerbung Tien Kumalasari

Kejora PagiBUNGA UNTUK IBUKU  21oleh Tien Kumalasari Wajah Rusmi berubah menjadi garang, seperti singa betina yang ingin melahap mangsanya. Tak berani bicara keras tetapi tetap menunjukkan kekejaman, dia menatap Barno yang dianggapnya ingkar janji. “Apa kamu mencari mati?”“Mengapa kamu melakukannya dan akhirnya menolak uang ini? Kamu ingin berkhianat, dan bermaksud mencelakai aku dan bu Rusmi?”…
https://ouo.io/jiWpi8

Leave a comment

Design a site like this with WordPress.com
Get started